K3 POP Pertambangan: Pilar Keselamatan di Lini Depan Tambang
Industri pertambangan merupakan salah satu sektor dengan risiko kecelakaan kerja tertinggi. Untuk memitigasi risiko tersebut, pemerintah Indonesia mewajibkan adanya pengawas yang kompeten melalui sertifikasi Pengawas Operasional Pertama (POP). Jabatan ini bukan sekadar posisi manajerial tingkat awal, melainkan benteng utama keselamatan bagi para pekerja di lapangan.
Apa Itu POP Pertambangan?
Pengawas Operasional Pertama (POP) adalah tingkatan awal bagi pengawas di perusahaan pertambangan yang memiliki tanggung jawab langsung atas keselamatan, kesehatan, dan perlindungan lingkungan pada area kerja yang dipimpinnya.
Berdasarkan Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018, setiap perusahaan pertambangan wajib memiliki pengawas operasional yang bersertifikat sebagai bukti kompetensi dalam menjalankan fungsi pengawasan K3 dan teknis pertambangan.
Peran dan Tanggung Jawab Utama
Seorang pengawas dengan sertifikasi POP memiliki 8 kompetensi utama yang harus dikuasai, yang sering disebut sebagai unit kompetensi standar BNSP:
- Melaksanakan Peraturan Perundang-undangan K3 Pertambangan: Memastikan seluruh operasional sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.
- Melaksanakan Tugas dan Tanggung Jawab K3 pada Area Tanggung Jawabnya: Menjadi teladan dan penanggung jawab keselamatan di area kerja spesifik.
- Melaksanakan Pertemuan K3 Terencana: Memimpin Safety Talk atau Toolbox Meeting sebelum memulai shift.
- Melaksanakan Investigasi Kecelakaan: Mencari akar penyebab kecelakaan agar kejadian serupa tidak terulang.
- Melaksanakan Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko (IBPR/JSA): Menganalisis potensi bahaya pada setiap tahapan kerja.
- Melaksanakan Inspeksi: Melakukan pemeriksaan rutin terhadap alat berat, area tambang, dan perilaku kerja.
- Melaksanakan Analisis Keselamatan Pekerjaan (JSA): Menyusun instruksi kerja aman untuk tugas-tugas spesifik.
- Melaksanakan Pengelolaan Lingkungan Pertambangan: Memastikan limbah dan dampak operasional tidak merusak ekosistem sekitar.
Mengapa Sertifikasi POP Sangat Penting?
Tanpa sertifikasi POP, seorang foreman atau supervisor tidak memiliki legalitas untuk mengawasi operasional tambang. Berikut adalah urgensinya:
- Aspek Legalitas: Memenuhi persyaratan Kepala Teknik Tambang (KTT) dalam menunjuk pengawas lapangan yang sah.
- Standarisasi Keselamatan: Menyamakan persepsi mengenai bahaya tambang (seperti tanah longsor, kecelakaan alat berat, atau paparan debu).
- Efisiensi Produksi: Kerja yang aman akan mengurangi downtime akibat kecelakaan kerja, yang secara langsung menjaga target produksi.
Persyaratan Menjadi Pengawas Operasional Pertama (POP)
Untuk mendapatkan sertifikasi ini melalui ujian kompetensi yang diselenggarakan oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) atau ESDM, peserta umumnya harus memenuhi kriteria:
| Kriteria | Persyaratan Umum |
| Pendidikan | Minimal SMA/SMK (dengan pengalaman tertentu) atau D3/S1/S2 semua jurusan. |
| Pengalaman Kerja | Minimal 1 tahun di operasional pertambangan untuk lulusan S1, atau lebih lama untuk lulusan di bawahnya. |
| Jabatan | Sedang atau akan menduduki posisi pengawas/leader di lapangan. |
| Dokumen | Surat penunjukan dari KTT (Kepala Teknik Tambang) perusahaan. |
Alur Kerja Pengawasan di Tambang
Dalam kesehariannya, seorang POP akan menjalankan siklus pengawasan yang ketat untuk memastikan tidak ada prosedur yang terlewati.
- Pre-Shift: Melakukan pengecekan kesiapan kru dan alat.
- On-Shift: Melakukan observasi keliling (inspeksi) dan memastikan JSA ditaati.
- Post-Shift: Melaporkan hasil kerja dan mencatat jika ada kendala teknis atau bahaya yang belum tuntas tertangani.
Kesimpulan
Sertifikasi K3 POP Pertambangan adalah syarat mutlak bagi siapapun yang ingin berkarir sebagai pemimpin di lapangan tambang. Lebih dari sekadar selembar sertifikat, POP adalah komitmen untuk memulangkan setiap pekerja ke rumah dalam keadaan sehat dan selamat setiap harinya.
Apakah Anda ingin tahu lebih lanjut mengenai detail 8 unit kompetensi yang diujikan dalam sertifikasi POP?
Silahkan daftar link berikut Pelatihan K3 POP Pertambangan




